Kamis, 02 Mei 2013
Aplikasi Mobile GIS
sama seperti web GIS sebelumnya. Namun, lebih berfokus ke teknologi web
GIS nya.
Mobile GIS yg pertama di mobile :
2GIS: Map & business listings
Catatan :
Aplikasi ini memungkinkan kita mendapat informasi terupdate, Namun saat
ingin me-running aplikasinya tidak perlu melakukan sambungan ke
internet. Cukup update jika memang di perlukan saja .
sumber :
https://play.google.com/store/apps/details?id=ru.dublgis.dgismobile&feature=search_result
GIS
view
catatan :
Aplikasi navigasi adalah interaksi beberapa komponen, yang menunjukan
ruang atau hubungan atribut dengan petunjuk jalan.
Implementasi mobile GIS pada navigasi jalan sudah bergeoreferensi dan
didukung teknologi GPS sehingga dapat diketahui titik koordinat dari
suatu objek dan dihasilkan dalam format shapefiles (*shp) dan Archpad
Map Document (*amp) pada PDA
sumber : http://repository.amikom.ac.id/files/Publikasi_06.11_.1319_.pdf
Aplikasi Web GIS
Aplikasi web GIS
Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information
System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data
yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam
arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan
untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi
berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut
lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang
yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem
ini.
Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi
ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografidan
perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara
cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau
SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan
perlindungan dari polusi.
URL yang pertama adalah http://geoservices.tamu.edu/
Layanan yang tersedia
Dalam web tersebut, menyediakan berbagai layanan yang sangat berguna,
seperti :
Geocoding
Mengkonversi alamat postal ke dalam titik koordinat geografi menggunakan
penelitian teknologi geocoding yang telah dikembangkan.
Address Processing
Melakukan parsing, normalisasi bentuk serta memvalidasi alamat data
postal yang sudah di submit.
Geocode Correction
Secara interaktif membetulkan lokasi dari kode-kode Geo menggunakan peta
interface web based.
Polygon Tracing
Melakukan pemanggilan jejak kembali secara interaktif dan menyimpan
database geografical polygon menggunakan web based peta interface.
Shortest Path
Kalkulasi jarak terdekat suatu path diantara 2 titik dari waktu jarak
tempuh yang ditentukan.
Teknologi yang digunakan
GeoCode
MapServer
GeoMapping
GeoCoding
Polygon Tracing
Bahasa Pemrogaman
Website menggunakan asp
Engine apps diperkirakan JAVA, karena setelah saya muter2 ngecek
satu-satu dan mendapat source geocoding JAVA API yang terletak di
googlecode arsipnya [link].
URL yang ke dua adalah http://www.sblgis.com/web-mapping-services.aspx
Layanan yang tersedia
Publikasi map tertentu
Menemukan lokasi Geo yang ditentukan
Melakukan query terhadap geolokesion yang akan dicari
Menganalisa tiap map yang telah diinput
Melakukan design & modelling terhadap lokasi yang akan diinput
Teknologi yang digunakan
Visual Studio 2008
NET Framework 3.5
ArcGIS Server
ESRI ArcGIS server
NET Web version
Microsoft SQL server 2005
Map Server
OpenLayers
MS4W
Mapfish
MapNik
Ka Map
Bahasa Pemrogaman
Google Maps API
Javascript
PHP
tags:
web GIS web gis developement
Related Articles
ovh peering map
Vclass Pengelolaan Proyek Sistem Informasi
Rencana Tes Penerimaan
pre Test
Menurut Anda seberapa penting dilakukan tes penerimaan terhadap sistem
yang dibuat? Jelaskan jawaban Anda.
Jawaban Saya, Menurut saya penting dilakukan suatu tes penerimaan terhadap suatu sistem baru yang dibuat karena dengan dilakukannya tes terhadap sistem maka kita dapat mengetahui apakah sistem yang kita kembangkan telah sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh user, apakah sistem yang dibangun berjalan dengan semestinya dan sesuai dengan apa yang pengembang harapakan. Maka dengan begitu kita akan mendapatkan suatu bukti penerimaan dari user atas produk yang kita buat. Post Test Apa saja yang perlu dicek pada kegiatan 'Rencana Penerimaan'? Sebut dan jelaskan. Jawaban Saya, Tujuan dari suatu penerimaan adalah untuk adanya suatu pengakuan baik tertulis maupun lisan dari user mengenai suatu produk yang dikirim telah sesuai dengan yang diinginkan oleh user dan dijanjikan oleh pengembang.
Tahap-tahap yang terdapat dalam Rencana Tes Penerimaan :
1. Periode percobaan atau Parallel Run Merupakan pendekatan yang paling umum dilakukan untuk penerimaan. Dengan menggunakan "Periode Percobaan" maka tim proyek akan lebih mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user. "Parallel Run" berguna untuk menambahkan dimensi untuk peralihan dari sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan.
2. Penerimaan yang lengkap sedikit demi sedikit Manfaat pendekatan ini adalah : Mampu mendemonstrasikan seluruh fungsi yang telah dijanjikan. Semua tindakan yang menyebabkan suatu masalah selalu diketahui dengan tepat siapa yang mengetik ketika suatu masalah terjadi. User tidak akan merasa takut tentang semuanya.
3. Memastikan Bahwa Semua yang Dijanjikan Akan di Uji Untuk memastikan semua yang dijanjikan akan di tes secara langsung melalui spesifikasi dari fungsi halaman demi halaman, paragraf, dan buat daftar menu fungsi yang dapat di tes.
4. Menggunakan Design Dengan menggunakan design maka akan membantu dalam mengelompokkan tes ke dalam serangkaian tes dalam mendemonstrasikan fungsi.
5. Menulis Percobaan Tahapan ini dilakukan pada saat anda merasa sudah siap untuk menentukan bagaimana anda akan melakukan pengujian item ketika suatu pengisian pada metode percobaan.
6. Daftar Rencana Tes Penerimaan Definisi percobaan dan kumpulan percobaan. Tanggung jawab untuk menulis percobaan. Klien dan Tim sama-sama mengetahui bahwa ATP akan ditinjau kembali, direvisi jika perlu dan di tanda tangani user. Hasilkan fungsi VS Tabel Percobaan. Tanggung jawab atas percobaan yang telah dikerjakan.
7. Kesimpulan Untuk Rencana Tes Penerimaan Anjurkan user untuk menulis ATP jika dia mampu, hal ini bertujuan agar dia merasa mengawasi tim proyek yang membangun harus melalui percobaan.
8. Kesimpulan Untuk Tahap Design Dokumen spesifikasi design memuat design akhir dari tingkatan paling atas melalui design tingkatan menengah. Tanggung jawab ATP disahkan dan dimulai. Rencana suatu proyek.
Jawaban Saya, Menurut saya penting dilakukan suatu tes penerimaan terhadap suatu sistem baru yang dibuat karena dengan dilakukannya tes terhadap sistem maka kita dapat mengetahui apakah sistem yang kita kembangkan telah sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh user, apakah sistem yang dibangun berjalan dengan semestinya dan sesuai dengan apa yang pengembang harapakan. Maka dengan begitu kita akan mendapatkan suatu bukti penerimaan dari user atas produk yang kita buat. Post Test Apa saja yang perlu dicek pada kegiatan 'Rencana Penerimaan'? Sebut dan jelaskan. Jawaban Saya, Tujuan dari suatu penerimaan adalah untuk adanya suatu pengakuan baik tertulis maupun lisan dari user mengenai suatu produk yang dikirim telah sesuai dengan yang diinginkan oleh user dan dijanjikan oleh pengembang.
Tahap-tahap yang terdapat dalam Rencana Tes Penerimaan :
1. Periode percobaan atau Parallel Run Merupakan pendekatan yang paling umum dilakukan untuk penerimaan. Dengan menggunakan "Periode Percobaan" maka tim proyek akan lebih mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user. "Parallel Run" berguna untuk menambahkan dimensi untuk peralihan dari sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan.
2. Penerimaan yang lengkap sedikit demi sedikit Manfaat pendekatan ini adalah : Mampu mendemonstrasikan seluruh fungsi yang telah dijanjikan. Semua tindakan yang menyebabkan suatu masalah selalu diketahui dengan tepat siapa yang mengetik ketika suatu masalah terjadi. User tidak akan merasa takut tentang semuanya.
3. Memastikan Bahwa Semua yang Dijanjikan Akan di Uji Untuk memastikan semua yang dijanjikan akan di tes secara langsung melalui spesifikasi dari fungsi halaman demi halaman, paragraf, dan buat daftar menu fungsi yang dapat di tes.
4. Menggunakan Design Dengan menggunakan design maka akan membantu dalam mengelompokkan tes ke dalam serangkaian tes dalam mendemonstrasikan fungsi.
5. Menulis Percobaan Tahapan ini dilakukan pada saat anda merasa sudah siap untuk menentukan bagaimana anda akan melakukan pengujian item ketika suatu pengisian pada metode percobaan.
6. Daftar Rencana Tes Penerimaan Definisi percobaan dan kumpulan percobaan. Tanggung jawab untuk menulis percobaan. Klien dan Tim sama-sama mengetahui bahwa ATP akan ditinjau kembali, direvisi jika perlu dan di tanda tangani user. Hasilkan fungsi VS Tabel Percobaan. Tanggung jawab atas percobaan yang telah dikerjakan.
7. Kesimpulan Untuk Rencana Tes Penerimaan Anjurkan user untuk menulis ATP jika dia mampu, hal ini bertujuan agar dia merasa mengawasi tim proyek yang membangun harus melalui percobaan.
8. Kesimpulan Untuk Tahap Design Dokumen spesifikasi design memuat design akhir dari tingkatan paling atas melalui design tingkatan menengah. Tanggung jawab ATP disahkan dan dimulai. Rencana suatu proyek.
Senin, 25 Maret 2013
Bagaimana cara anda mendapatkan informasi Geografis (Lintang & Bujur) dari Sekolah anda masing-masing ?
Untuk mencari informasi geografis letak sekolah adalah dengan cara
mencarinya di internet/dengan layanan peta online seperti google maps
atau layanan peta online yang ada di gadget yang kita miliki.
Pertama, pastikan komputer atau gadget yang kita miliki terhubung dengan
layanan internet, setelah itu buka aplikasi peta online yang kita
miliki, lalu masukan alamat lengkap sekolah yang dituju, dengan otomatis
akan keluarc informasi lengkap mengenai sekolah tersebut termasuk garis
lintang dan bujur.
Saya akan menjelaskan cara bagaimana saya mendapatkan letak geografis sekolah saya dulu,yaitu SMAN 3 Kota Bogor.
1. Searching pada google maps letak SMAN 3 Kota Bogor, lihat pada gambar dibawah ini :
2. Setelah terdapat informasi mengenai lokasi tersebut, lalu kita dapat mencari informasi letak geografisnya dengan cara klik kanan pada tanda merah dan pilih "what's here?". Setelah itu secara otomatis akan keluar letak lintang dan bujur seperti gambar berikut :
3. Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa letak geografis SMAN 3 Kota Bogor adalah terletak pada titik lintang -6.562296 dan titik bujur 106.832199.
Disini saya akan memberi catatan
sedikit mengenai pencarian titik koordinatnya. Yaitu jika kita menggeser
sedikit saja kursor dari titik pusat yang kita cari, maka berbeda pula hasil
akhir titik koordinatnya. Tanpa kita sadari jika kita mencari ulang titik
koordinatnya dari tahap awal, dan kita tidak meng-klik pada bagian yang sama,
pasti titik Lintang & Bujur terjadi perubahan dibanding percobaan
sebelumnya. Oleh karena itu, usahakan mencari titik terdekat yang sesuai dengan
perkiraan kita.
Sekian tutorial tentang pencarian
titik koordinat Lintang & Bujur suatu tempat atau lokasi. Mohon maaf jika
ada kesalahan pada tahap-tahapnya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Senin, 11 Maret 2013
Sistem Informasi Geografis
Sistem Informasi adalah, suatu
sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat
bagi pengguna.
Dalam sistem informasi ini biasanya terdapat proses bisnis yang
berjalan untuk membantu sebuah perusahan atau pengguna yang lain.
Sistem informasi mempunyai karakteristik, yaitu
1. Memiliki Komponen
2. Memiliki batasan system
3. Lingkungan luar yang dapat memengaruhi system
4. Interaface system
5. Input
6. Output
7. Data
8. Proses
9. Sasaran atau tujuan sistem Banyak cakupan dan turunan yang dimiliki oleh Sistem Informasi, seperti Sistem Informasi Perbankan, Sistem Informasi Management, Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Asuransi, Sistem Penunjang Keputusan, dan masih banyak lagi Demikian adalah penjelasa singkat tentang Sistem Informasi dan cakupannya.
Sumber : http://superhugeblog.blogspot.com/2013/03/definisi-dan-cakupan-sistem-informasi.html Bahasa Pemrograman apa sajakah yang suda anda pelajari dan ingin lebih diperdalam.
PHP & Java, keduanya sudah saya pelajari, namun penguasaan untuk keduanya masih minim, Ingin lebih menguasai PHP, sedikit belajar dari buku dan bertanya kepada yang lebih menguasainya. Projek Sistem Informasi apa saja yang sudah pernah anda kerjakan/rencanakan - Projek sistem informasi yang sudasaya kerjakan adalah pembuatan web sederhana unutk keperluan penulisan ilmiah Apa yang anda harapkan dari penulisan ini apa pula yang ada lakukan untuk mencapai target/harapan tersebut - Hanya sekedar berbagi pengalaman dan bertukar informasi dan sebagai motovasi bagi penulis untuk belajar lebih giat lagi
1. Memiliki Komponen
2. Memiliki batasan system
3. Lingkungan luar yang dapat memengaruhi system
4. Interaface system
5. Input
6. Output
7. Data
8. Proses
9. Sasaran atau tujuan sistem Banyak cakupan dan turunan yang dimiliki oleh Sistem Informasi, seperti Sistem Informasi Perbankan, Sistem Informasi Management, Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Asuransi, Sistem Penunjang Keputusan, dan masih banyak lagi Demikian adalah penjelasa singkat tentang Sistem Informasi dan cakupannya.
Sumber : http://superhugeblog.blogspot.com/2013/03/definisi-dan-cakupan-sistem-informasi.html Bahasa Pemrograman apa sajakah yang suda anda pelajari dan ingin lebih diperdalam.
PHP & Java, keduanya sudah saya pelajari, namun penguasaan untuk keduanya masih minim, Ingin lebih menguasai PHP, sedikit belajar dari buku dan bertanya kepada yang lebih menguasainya. Projek Sistem Informasi apa saja yang sudah pernah anda kerjakan/rencanakan - Projek sistem informasi yang sudasaya kerjakan adalah pembuatan web sederhana unutk keperluan penulisan ilmiah Apa yang anda harapkan dari penulisan ini apa pula yang ada lakukan untuk mencapai target/harapan tersebut - Hanya sekedar berbagi pengalaman dan bertukar informasi dan sebagai motovasi bagi penulis untuk belajar lebih giat lagi
Kamis, 24 Januari 2013
Open Service Gateway Initiative
Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan
aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi.
OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah
Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah
service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan
menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software.
Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan
yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi
mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya
pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang
terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga
mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang
baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara
dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.
Spesifikasi:
OSGi spesifikasi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGi. OSGi Allianceyang memiliki kepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.
Arsitektur
Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada). Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut:
1. Bundles
Bundles adalah normal jar komponen dengan nyata tambahan header
2. Services
Layanan yang menghubungkan lapisan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan menerbitkan-menemukan-model mengikat Jawa lama untuk menikmati objek (POJO).
3. Services
API untuk jasa manajemen (ServiceRegistration, ServiceTracker dan ServiceReference).
4. Life-Cycle
API untuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.
5. Modules
Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
6. Security
Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra-didefinisikan kemampuan.
7. Execution Environment
Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentu. Tidak ada daftar tetap eksekusi lingkungan, karena dapat berubah sebagai Java Community Process menciptakan versi baru dan edisi Jawa. Namun, set berikut saat ini didukung oleh sebagian besar OSGi implementasi:
• CDC-1.1/Foundation-1.1 CDC-1.1/Foundation-1.1
• OSGi/Minimum-1.0 OSGi/Minimum-1.0
• OSGi/Minimum-1.1 OSGi/Minimum-1.1
• JRE-1.1 JRE-1.1
• From J2SE-1.2 up to J2SE-1.6 Dari J2SE-1.2 hingga J2SE-1,6
• CDC-1.0/Foundation-1.0 CDC-1.0/Foundation-1.0
Manfaat OSGI
1. Mengurangi Kompleksitas (Reduced Complexity)
Mengembangkan dengan teknologi OSGi berarti mengembangkan bundel: komponenOSGi. Bundel adalah modul. Mereka menyembunyikan internal dari bundel lain danberkomunikasi melalui layanan didefinisikan dengan baik. Menyembunyikan internals berartilebih banyak kebebasan untuk berubah nanti. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah bug, itu juga membuat kumpulan sederhana untuk berkembang karena bundel ukuran benarmenerapkan sepotong fungsionalitas melalui interface didefinisikan dengan baik. Ada sebuahblog menarik yang menjelaskan teknologi OSGi apa yang mereka lakukan bagi prosespembangunan
2. Reuse
Para model komponen OSGi membuatnya sangat mudah untuk menggunakan banyak komponen pihak ketiga dalam suatu aplikasi. Peningkatan jumlah proyek-proyek sumber terbuka memberikan JAR’s mereka siap dibuat untuk OSGi. Namun, perpustakaan komersial jugamenjadi tersedia sebagai bundel siap pakai.
3. Real World
OSGI kerangka kerja yang dinamis. Ini dapat memperbarui bundel on the fly dan pelayanan yang datang dan pergi. Ini dapat menghemat dalam penulisan kode dan juga menyediakan visibilitas global, debugging tools, dan fungsionalitas lebih daripada yang telah dilaksanakan selama satu solusi khusus.
4. Easy Deployment
Teknologi OSGi bukan hanya sebuah standard untuk komponen, tapi juga menentukan bagaimana komponen diinstal dan dikelola. API telah digunakan oleh banyak berkas untuk menyediakan sebuah agen manajemen. Agen manajemen ini bisa sesederhana sebagai perintah shell, TR-69 sebuah protokol manajemen pengemudi, OMA DM protokol sopir, komputasi awan antarmuka untuk Amazon EC2, atau IBM Tivoli sistem manajemen. Manajemen standar API membuatnya sangat mudah untuk mengintegrasikan teknologi OSGi dalam sistem yang ada dan masa depan.
5. Dynamic Updates
Model komponen OSGi adalah model dinamis. Kumpulan dapat diinstal, mulai, berhenti,diperbarui, dan dihapus tanpa menurunkan keseluruhan sistem. Banyak pengembang Java tidak percaya ini dapat dilakukan pada awalnya oleh karena itu tidak digunakan dalam produksi.Namun, setelah menggunakan ini dalam pembangunan selama beberapa waktu, sebagian besar mulai menyadari bahwa itu benar-benar bekerja dan secara signifikan mengurangi waktu penyebaran.
6. Simple
The OSGi API sangat sederhana. API inti hanya terdiri dari satu paket dan kurang dari 30 kelas / interface. API inti ini cukup untuk menulis kumpulan, menginstalnya, start, stop, update,dan menghapus mereka dan mencakup semua pendengar dan keamanan kelas.
7. Kecil (Small)
The OSGi Release 4 Framework dapat diimplementasikan kedalam JAR 300KB. Ini adalah overhead kecil untuk jumlah fungsi yang ditambahkan ke salah satu aplikasi dengan memasukkan OSGi. Oleh karena itu OSGi berjalan pada berbagai macam perangkat: dari sangat kecil, kecil, dan untuk mainframe. Hanya meminta Java VM minimal untuk menjalankan dan menambahkan sangat sedikit di atasnya.
8. Cepat (Fast)
Salah satu tanggung jawab utama dari Framework OSGi memuat kelas-kelas dari bundel.Di Java tradisional, JARs benar-benar terlihat dan ditempatkan pada daftar linear. Pencarian sebuah kelas memerlukan pencarian melalui daftar ini. Sebaliknya, pra-kabel OSGi bundel dan tahu persis untuk setiap bundel bundel yang menyediakan kelas. Kurangnya pencarian yang signifikan faktor mempercepat saat startup.
Implementasi OSGI
Teknologi Osgi sudah sangat banyak dikembangkan untuk berbagai macam keperluan dalamsehari hari maupun di bidang teknologi informasi dan industry serta di bidang ilmu komputer.
1. Dalam kehidupan sehari-hari
Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Yaitu dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu Bluetooth, uPnP, HAVi, dan X10. Dengan bantuan Jini dan standart OSGI dari sun microsistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini dinamakan home network dan jinni adalah salah satu standart untuk pembuatan home nerwork yang berbasis java.
2. Teknologi dan industry
Dalam hal ini pengembangan OSGI dalam Teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri. Seperti otomatisnya system dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku, dan masih banyak yang lain.
3. Ilmu Komputer
Dalam ilmu Komputer ini sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGI ini. Dari surfing di internet banyak yang mengulas tentang Pemrograman Java yang mengapdopsi teknologi osgi ini. Salah satu contoh adalah knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI didalam program Java. Dan juga eclipse IDE merupakan OSGI frameworkyang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI. Dan masih banyak juga dalam server serta program-program lain yang mengembangkan teknologi OSGI ini.
Sumber : http://andhirapradana.blogspot.com/2012/11/spesifikasi-dari-open-service-gateway.html
http://bluewarrior.wordpress.com/2009/12/01/open-services-gateway-initiative-osgi/
http://agungrastafun.blogspot.com/2012/12/bagaimana-spesifikasi-dari-osgi-open.html
Spesifikasi:
OSGi spesifikasi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGi. OSGi Allianceyang memiliki kepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.
Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada). Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut:
1. Bundles
Bundles adalah normal jar komponen dengan nyata tambahan header
2. Services
Layanan yang menghubungkan lapisan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan menerbitkan-menemukan-model mengikat Jawa lama untuk menikmati objek (POJO).
3. Services
API untuk jasa manajemen (ServiceRegistration, ServiceTracker dan ServiceReference).
4. Life-Cycle
API untuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.
5. Modules
Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
6. Security
Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra-didefinisikan kemampuan.
7. Execution Environment
Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentu. Tidak ada daftar tetap eksekusi lingkungan, karena dapat berubah sebagai Java Community Process menciptakan versi baru dan edisi Jawa. Namun, set berikut saat ini didukung oleh sebagian besar OSGi implementasi:
• CDC-1.1/Foundation-1.1 CDC-1.1/Foundation-1.1
• OSGi/Minimum-1.0 OSGi/Minimum-1.0
• OSGi/Minimum-1.1 OSGi/Minimum-1.1
• JRE-1.1 JRE-1.1
• From J2SE-1.2 up to J2SE-1.6 Dari J2SE-1.2 hingga J2SE-1,6
• CDC-1.0/Foundation-1.0 CDC-1.0/Foundation-1.0
Manfaat OSGI
1. Mengurangi Kompleksitas (Reduced Complexity)
Mengembangkan dengan teknologi OSGi berarti mengembangkan bundel: komponenOSGi. Bundel adalah modul. Mereka menyembunyikan internal dari bundel lain danberkomunikasi melalui layanan didefinisikan dengan baik. Menyembunyikan internals berartilebih banyak kebebasan untuk berubah nanti. Hal ini tidak hanya mengurangi jumlah bug, itu juga membuat kumpulan sederhana untuk berkembang karena bundel ukuran benarmenerapkan sepotong fungsionalitas melalui interface didefinisikan dengan baik. Ada sebuahblog menarik yang menjelaskan teknologi OSGi apa yang mereka lakukan bagi prosespembangunan
2. Reuse
Para model komponen OSGi membuatnya sangat mudah untuk menggunakan banyak komponen pihak ketiga dalam suatu aplikasi. Peningkatan jumlah proyek-proyek sumber terbuka memberikan JAR’s mereka siap dibuat untuk OSGi. Namun, perpustakaan komersial jugamenjadi tersedia sebagai bundel siap pakai.
3. Real World
OSGI kerangka kerja yang dinamis. Ini dapat memperbarui bundel on the fly dan pelayanan yang datang dan pergi. Ini dapat menghemat dalam penulisan kode dan juga menyediakan visibilitas global, debugging tools, dan fungsionalitas lebih daripada yang telah dilaksanakan selama satu solusi khusus.
4. Easy Deployment
Teknologi OSGi bukan hanya sebuah standard untuk komponen, tapi juga menentukan bagaimana komponen diinstal dan dikelola. API telah digunakan oleh banyak berkas untuk menyediakan sebuah agen manajemen. Agen manajemen ini bisa sesederhana sebagai perintah shell, TR-69 sebuah protokol manajemen pengemudi, OMA DM protokol sopir, komputasi awan antarmuka untuk Amazon EC2, atau IBM Tivoli sistem manajemen. Manajemen standar API membuatnya sangat mudah untuk mengintegrasikan teknologi OSGi dalam sistem yang ada dan masa depan.
5. Dynamic Updates
Model komponen OSGi adalah model dinamis. Kumpulan dapat diinstal, mulai, berhenti,diperbarui, dan dihapus tanpa menurunkan keseluruhan sistem. Banyak pengembang Java tidak percaya ini dapat dilakukan pada awalnya oleh karena itu tidak digunakan dalam produksi.Namun, setelah menggunakan ini dalam pembangunan selama beberapa waktu, sebagian besar mulai menyadari bahwa itu benar-benar bekerja dan secara signifikan mengurangi waktu penyebaran.
6. Simple
The OSGi API sangat sederhana. API inti hanya terdiri dari satu paket dan kurang dari 30 kelas / interface. API inti ini cukup untuk menulis kumpulan, menginstalnya, start, stop, update,dan menghapus mereka dan mencakup semua pendengar dan keamanan kelas.
7. Kecil (Small)
The OSGi Release 4 Framework dapat diimplementasikan kedalam JAR 300KB. Ini adalah overhead kecil untuk jumlah fungsi yang ditambahkan ke salah satu aplikasi dengan memasukkan OSGi. Oleh karena itu OSGi berjalan pada berbagai macam perangkat: dari sangat kecil, kecil, dan untuk mainframe. Hanya meminta Java VM minimal untuk menjalankan dan menambahkan sangat sedikit di atasnya.
8. Cepat (Fast)
Salah satu tanggung jawab utama dari Framework OSGi memuat kelas-kelas dari bundel.Di Java tradisional, JARs benar-benar terlihat dan ditempatkan pada daftar linear. Pencarian sebuah kelas memerlukan pencarian melalui daftar ini. Sebaliknya, pra-kabel OSGi bundel dan tahu persis untuk setiap bundel bundel yang menyediakan kelas. Kurangnya pencarian yang signifikan faktor mempercepat saat startup.
Implementasi OSGI
Teknologi Osgi sudah sangat banyak dikembangkan untuk berbagai macam keperluan dalamsehari hari maupun di bidang teknologi informasi dan industry serta di bidang ilmu komputer.
1. Dalam kehidupan sehari-hari
Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet. Yaitu dengan menghubungkan berbagai framework OSGI ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu Bluetooth, uPnP, HAVi, dan X10. Dengan bantuan Jini dan standart OSGI dari sun microsistem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini dinamakan home network dan jinni adalah salah satu standart untuk pembuatan home nerwork yang berbasis java.
2. Teknologi dan industry
Dalam hal ini pengembangan OSGI dalam Teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri. Seperti otomatisnya system dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku, dan masih banyak yang lain.
3. Ilmu Komputer
Dalam ilmu Komputer ini sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGI ini. Dari surfing di internet banyak yang mengulas tentang Pemrograman Java yang mengapdopsi teknologi osgi ini. Salah satu contoh adalah knopflerfish merupakan framework untuk melakukan OSGI didalam program Java. Dan juga eclipse IDE merupakan OSGI frameworkyang dikembangkan oleh eclipse dan berbasis GUI. Dan masih banyak juga dalam server serta program-program lain yang mengembangkan teknologi OSGI ini.
Sumber : http://andhirapradana.blogspot.com/2012/11/spesifikasi-dari-open-service-gateway.html
http://bluewarrior.wordpress.com/2009/12/01/open-services-gateway-initiative-osgi/
http://agungrastafun.blogspot.com/2012/12/bagaimana-spesifikasi-dari-osgi-open.html
Virtualization
Pengertian Virtualization
Jika merujuk pada kamus Oxford istilah virtualization merupakan turunan dari kata virtualize yang memiliki makna: “convert (something) to a computer-generated simulation of reality” yaitu “mengubah sesuatu (mengkonversi) ke bentuk simulasi dari bentuk nyata yang ada”.
Dengan virtualization, beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu buah CPU. Hal ini tentunya dapat mengurangi biaya yang dapat dikeluarkan oleh sebuah perusahaan. Dan tren ke depan virtualization ini akan banyak digunakan baik di perusahaan yang bergerak dibidang IT (information technology) maupun yang tidak murni bergerak di bidang IT namun menggunakan IT sebagai sarana untuk memajukan usahanya.
Menurut Alan Murphy dalam papernya “Virtualization Defined – Eight Different Ways” menyebutkan setidaknya terdapat delapan istilah dalam penerapan virtualization. Diantaranya ialah operating system virtualization, application server virtualization, application virtualization, management virtualization, network virtualization, hardware virtualization, storage virtualization dan service virtualization.
Tujuan lain dari virtualisasi adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan sebuah fasilitas infrastructure seperti processor, network, dan communication channel. Tanpa disadari bahwa processor lebih banyak tidak bekerja daripada sibuk bekerja.
Dengan cloud computing teknik virtualisasi ini sangat penting gunanya yaitu karena:
1. Bisa meningkatkan UTILITY atau pemanfaatan infrastructure mencapai 100% atau semaksimalnya.
2. Bisa menciptakan imunisasi atau security dimana 1 user tidak bisa mengganggu atau merusak user lainnya karena mereka masing masing terselubung dalam 1 virtual machine.
3. Bisa memberikan elastisitas atau ketidakterbatasan infrastructure kepada setiap user.
4. Bisa menciptakan virtual machine atau virtual desktop yang sesuai dengan spesifikasi prosesor, memory, harddisk, dsb yang dibutuhkan oleh user. Sehingga user cukup pakai sebuah IPAD saja untuk mengoperasikan sebuah virtual super desktop atau komputer secanggih apapun karena semua proses dilakukan di cloud host/server dan IPAD itu hanya berfungsi sebagai kepanjangan monitor dan keyboard saja.
Sumber : http://andrey.web.id/blog/2012/04/11/apa-itu-virtualization/
http://www.purwadhikapress.com/cloud-computing-virtualization.html
Jika merujuk pada kamus Oxford istilah virtualization merupakan turunan dari kata virtualize yang memiliki makna: “convert (something) to a computer-generated simulation of reality” yaitu “mengubah sesuatu (mengkonversi) ke bentuk simulasi dari bentuk nyata yang ada”.
Dengan virtualization, beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu buah CPU. Hal ini tentunya dapat mengurangi biaya yang dapat dikeluarkan oleh sebuah perusahaan. Dan tren ke depan virtualization ini akan banyak digunakan baik di perusahaan yang bergerak dibidang IT (information technology) maupun yang tidak murni bergerak di bidang IT namun menggunakan IT sebagai sarana untuk memajukan usahanya.
Menurut Alan Murphy dalam papernya “Virtualization Defined – Eight Different Ways” menyebutkan setidaknya terdapat delapan istilah dalam penerapan virtualization. Diantaranya ialah operating system virtualization, application server virtualization, application virtualization, management virtualization, network virtualization, hardware virtualization, storage virtualization dan service virtualization.
Tujuan lain dari virtualisasi adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan sebuah fasilitas infrastructure seperti processor, network, dan communication channel. Tanpa disadari bahwa processor lebih banyak tidak bekerja daripada sibuk bekerja.
Dengan cloud computing teknik virtualisasi ini sangat penting gunanya yaitu karena:
1. Bisa meningkatkan UTILITY atau pemanfaatan infrastructure mencapai 100% atau semaksimalnya.
2. Bisa menciptakan imunisasi atau security dimana 1 user tidak bisa mengganggu atau merusak user lainnya karena mereka masing masing terselubung dalam 1 virtual machine.
3. Bisa memberikan elastisitas atau ketidakterbatasan infrastructure kepada setiap user.
4. Bisa menciptakan virtual machine atau virtual desktop yang sesuai dengan spesifikasi prosesor, memory, harddisk, dsb yang dibutuhkan oleh user. Sehingga user cukup pakai sebuah IPAD saja untuk mengoperasikan sebuah virtual super desktop atau komputer secanggih apapun karena semua proses dilakukan di cloud host/server dan IPAD itu hanya berfungsi sebagai kepanjangan monitor dan keyboard saja.
Sumber : http://andrey.web.id/blog/2012/04/11/apa-itu-virtualization/
http://www.purwadhikapress.com/cloud-computing-virtualization.html
Langganan:
Postingan (Atom)

