Selasa, 14 Mei 2013

Pengertian profesi dan profesionalisme



Pembahasan saya yang berikut ini adalah mengenai profesi. Berikut pengertian dari profesi. Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang bermakna Janji untuk memenuhi kewajiban melakuakn suatu tugas khusus secara tetap/permanen. Profesi sendiri memiliki arti sebuah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan dan keahlian khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses setrifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Profesi adalah pekerjaan, namun tidak semua pekerjaan adalah profesi, karena profesi memiliki karakteristik sendiri yang membedakannya dari pekerjaan lainnya, berikut adalah karateristik profesi secara umum:
-Keterampilan yang berdasarkan pada pengetahuan teoritis : Professional dapat diasumsikan mempunyai pengetahuan teoritis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasarkan pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik
- Asosiasi professional : Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.
- Pendidikan yang ekstensif : Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi
- Ujian kompetensi : Sebelum memasuki organisasi professional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoritis.
- Pelatihan institusional : Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan.
- Lisensi : Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.
- Otonomi kerja : Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.
- Kode etik : Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengatur Diri : Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi
- Layanan publik dan altruisme : Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat
- Status dan imbalan yang tinggi : Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.

Berikut adalah 10 ciri khas Profesi menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education:
·         Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
·         Suatu teknik intelektual.
·         Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
·         Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
·         Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
·         Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
·         Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya.
·         Pengakuan sebagai profesi.
·         Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
·         Hubungan yang erat dengan profesi lain.

 PROFESIONALISME
Profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional. Sementara kata profesional sendiri berarti: bersifat profesi, memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, beroleh bayaran karena keahliannya itu.
                    Sementara itu profesionalisme kerja adalah suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kwalitas yang menandai atau melukiskan coraknya suatu “Profesi”. Profesionalisme kerja mengandung pula pengertian menjalankan suatu profesi untuk keuntungan atau sebagai sumber kehidupan. Dan juga sering disebut sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain lain) atau tingkah laku, kepakaran dan kualiti dari seseorang yang professional.
Tiga watak kerja seorang Profesional:
1.    Kerja seorang profesional itu beritikad untuk merealisasikan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digeluti, dan oleh karenanya tidak terlalu mementingkan atau mengharapkan imbalan upah materiil.
2.     Kerja seorang profesional itu harus dilandasi oleh  kemahiran
teknis yang berkualitas tinggi yang dicapai melalui proses pendidikan dan/atau pelatihan yang panjang, ekslusif dan berat.
3.     Kerja seorang professional diukur dengan kualitas teknis dan kualitas moral   harus menundukkan diri pada sebuah mekanisme kontrol berupa kode etik yang dikembangkan dan disepakati bersama didalam sebuah organisasi profesi

Syarat – syarat profesionalisme kerja
                Menjadi seorang Profesional bukanlah pekerjaan yang mudah. Untuk mencapainya, diperlukan usaha yang keras, karena ukuran Profesionalitas sesorang akan dilihat dari 2 sisi, yakni Teknis Keterampilan atau keahlian yang dimilikinya, serta hal-hal yang berhubungan dengan sifat, watak dan kepribadiannya. Berikut  syarat - syarat yang harus dimiliki oleh seseorang jika ingin jadi seorang Profesional.
1.     Menguasai Pekerjaa
2.     Mempunyai Loyalitas
3.     Mempunyai Integritas
4.     Mampu Bekerja Keras
5.     Mempunyai Visi
6.     Mempunyai Kebanggaan terhadap Profesinya
7.     Mempunyai Komitmen
8.     Mempunyai Motivasi
Dengan memenuhi syarat – syarat diatas, maka seorang dapat dikatakan sebagai professional dalam bekerja.

Kiat – kiat profesionalisme kerja
Bekerja secara professional tidak cukup didefinisikan hanya dengan bersikap baik ketika bekerja, namun lebih dari itu, bekerja professional juga bisa berarti 100% fokus pada apa yang kita sedang kerjakan saat ini. Bahkan boleh jadi bekerja professional adalah kemampuan seseorang memanage waktu sedemikian rupa sehinnga semua pekerjaan terselesaikan dengan baik dan tepat waktu atau efektif.
Kiat Kiat Profesioanlisme dalam bekerja, kira-kira sebagai berikut;
1.     Make List To do
Buatlah daftar/list seluruh pekerjaan anda.

2.     Menentukan Skala Prioritas
Maksudnya setelah anda membuat list tentukan mana pekerjaan yang lebih penting, dan yang tidak penting tapi juga harus diselesaikan. Atau bisa juga dengan skala Keterdesakannya, contohya mana yang penting mendesak ataupun penting tapi tidak mendesak.

3.     Jadwalkan setiap sub pekerjaan ke dalam Agenda Anda.

4.     Lakukan dengan disiplin Agenda Kerja Anda
Ini bertujuan untuk memanage waktu anda yang terbatas serta mengoptimalkan kinerja, s  ehingga hasilnya efektif dan efisien.

5.     Be 100% Fokus
Bahkan Albert Einstein pernah mengucapkan ”Berikanlah perhatian lebih, atas apa yang s edang kita kerjakan.”

6.     Work Hardly
Jika Anda terpaksa dihadapkan pada suatu situasi kerja yang membutuhkan waktu yang panjang (3-8 jam Nonstop), maka cobalah meluangkan waktu 10-15 menit setiap jamnya untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran anda.

7.     Make Reward and Ponishment System
Agar Lebih semangat dalam bekerja dan mencapai goal anda, buatlah suatu system penghargaan dan hukuman untuk diri anda. Agar dapat terus bermotivasi untuk mencapai hasil yang Terbaik dan diinginkan.

Sumber : http://ekonurzhafar.wordpress.com/2012/03/05/pengertian-profesi-dan-profesionalisme/ http://rivaisriva.blogspot.com/2012/03/pengertian-profesi-profesionalisme-dan.html
 

ETIKA


Etika dalam kehidupan sehari – hari sangat penting untuk mencerminkan perilaku seseorang. Setiap individu mempunyai etika yang berbeda – beda. Berikut pengertian etika berdasakan sumber Wikipedia. Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika) (id.wikipedia.org). Dalam bahasa sehari – harinya etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral. Etika juga dapat diartikan sebagai kumpulan asas / nilai yang berkenaan dengan akhlak, nilai yang mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat. Kata etika, seringkali disebut pula dengan kata etik, atau ethics (bahasa Inggris), mengandung banyak pengertian.
Dari segi etimologi (asal kata), istilah etika berasal dari kata Latin “Ethicos” yang berarti kebiasaan. Dengan demikian menurut pengertian yang asli, yang dikatakan baik itu apabila sesuai dengan kebiasaan masyarakat dan lingkungan. Kemudian seiring waktu berjalan pengertian ini berubah, bahwa etika adalah suatu ilmu yang mebicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang dapat dinilai buruk. Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1988), etika dirumuskan dalam tiga arti, yaitu;
1.     Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).
2.     Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
3.     Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.


Contoh dari etika
Etika Pribadi. Misalnya seorang yang berhasil dibidang usaha (wiraswasta) dan menjadi seseorang yang kaya raya (jutawan). Ia disibukkan dengan usahanya sehinnga ia lupa akan diri pribadinya sebagai hamba Tuhan. Ia mempergunakan untuk keperluan-keperluan hal-hal yang tidak terpuji dimata masyarakat (mabuk-mabukan, suka mengganggu ketentraman keluarga orang lain). Dari segi usaha ia memang berhasil mengembangkan usahanya sehinnga ia menjadi jutawan, tetapi ia tidak berhasil dalam emngembangkan etika pribadinya.
Etika Sosial. Misalnya seorang pejabat pemerintah (Negara) dipercaya untuk mengelola uang negara. Uang milik Negara berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Pejabat tersebut ternyata melakukan penggelapan uang Negara utnuk kepentingan pribadinya, dan tidak dapat mempertanggungjawabkan uang yang dipakainya itu kepada pemerintah. Perbuatan pejabat tersebut adalah perbuatan yang merusak etika social.
Etika moral berkenaan dengan kebiasaan berperilaku yang baik dan benar berdasarkan kodrat manusia. Apabila etika ini dilanggar timbullah kejahatan, yaitu perbuatan yang tidak baik dan tidak benar. Kebiasaan ini berasal dari kodrat manusia yang disebut moral.
Contoh etika moral:
·         berkata dan berbuat jujur
·         menghargai hak orang lain
·          menghormati orangtua dan guru
·          membela kebenaran dan keadilan
·          menyantuni anak yatim/piatu
Dalam suatu bisnis etika sangat penting. Karena bisa menyangkut masalah perusahaan itu sendiri dan kelangsungan hidup perusahaan. Banyak masalah yang timbul dalam bisini karena etika tidak dijunjung tinggi dalam bisnis. Salah satunya adalah gagalnya kata sepakat dalam bernegosiasi. Dalam pembahasan berikut akan dibahas secara umum bagaimana etika bisnis itu yang baik dan benar.




Pengertian Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005).
Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah:
1. Pengendalian diri
2. Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility)
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi
4. Menciptakan persaingan yang sehat
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati
11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan
Ada 3 jenis masalah yang dihadapi dalam Etika yaitu
1. Sistematik
Masalah-masalah sistematik dalam etika bisnis pertanyaan-pertanyaan etis yang muncul mengenai sistem ekonomi, politik, hukum, dan sistem sosial lainnya dimana bisnis beroperasi.
2. Korporasi
Permasalahan korporasi dalam perusahaan bisnis adalah pertanyaan-pertanyaan yang dalam perusahaan-perusahaan tertentu. Permasalahan ini mencakup pertanyaan tentang moralitas aktivitas, kebijakan, praktik dan struktur organisasional perusahaan individual sebagai keseluruhan.
3. Individu
Permasalahan individual dalam etika bisnis adalah pertanyaan yang muncul seputar individu tertentu dalam perusahaan. Masalah ini termasuk pertanyaan tentang moralitas keputusan, tindakan dan karakter individual. Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan  individu,  perusahaan, industri dan juga masyarakat.
Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat.
Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan  bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.
Von der Embse dan R.A. Wagley dalam artikelnya di Advance Managemen Jouurnal (1988), memberikan tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :
  • Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  • Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
  • Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.
Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.
Contoh kasus etika bisnis:
1. Sebuah perusahaan pengembang di Lampung membuat kesepakatan dengan sebuah perusahaan perusahaan kontraktor untuk membangun sebuah pabrik. Sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati pihak pengembang memberikan spesifikasi bangunan kepada pihak perusahaan kontraktor tersebut. Dalam pelaksanaannya, perusahaan kontraktor menyesuaikan spesifikasi bangunan pabrik yang telah dijanjikan. Sehingga bangunan pabrik tersebut tahan lama dan tidak mengalami kerusakan. Dalam kasus ini pihak perusahaan kontraktor telah mematuhi prinsip kejujuran karena telah memenuhi spesifikasi bangunan yang telah mereka musyawarahkan bersama pihak pengembang.
2. Sebuah Yayasan Maju Selalu menyelenggarakan pendidikan setingkat SMA. Pada tahun ajaran baru sekolah mengenakan biaya sebesar Rp.500.000,- kepada setiap siswa baru. Pungutan sekolah ini diinformasikan kepada mereka saat akan mendaftar,sehingga setelah diterima,mereka harus membayarnya. Kemudian pihak sekolah memberikan informasi ini kepada wali murid bahwa pungutan tersebut digunakan untuk biaya pembuatan seragam sekolah yang akan dipakai oleh semua murid pada setiap hari rabu-kamis. Dalam kasus ini Yayasan dan sekolah dapat dikategorikan mengikuti transparasi.
3. Pada tahun 1990 an, kasus yang masih mudah diingat yaitu Enron. Bahwa Enron adalah perusahaan yang sangat bagus dan pada saat itu perusahaan dapat menikmati booming industri energi dan saat itulah Enron sukses memasok enegrgi ke pangsa pasar yang bergitu besar dan memiliki jaringan yang luar biasa luas. Enron bahkan berhasil menyinergikan jalur transmisi energinya untuk jalur teknologi informasi. Dan data yang ada dari skilus bisnisnya, Enron memiliki profitabilitas yang cukup menggiurkan. Seiring dengan booming indutri energi, akhirnya memosisikan dirinya sebagai energy merchants dan bahkan Enron disebut sebagai ”spark spead” Cerita pada awalnya adalah anggota pasar yang baik, mengikuti peraturan yang ada dipasar dengan sebagaimana mestinya. Pada akhirnya Enron meninggalkan prestasi dan reputasinya baik tersebut, karena melakukan penipuan dan penyesatan.. Sebagai perusahaan Amerika terbesar ke delapan, Enron kemudian kolaps pada tahun 2001.

Sumber : http://ibrahimfundamental.blogspot.com/2013/03/pengertian-etika-profesi-dan-ciri-khas.html http://bagasirawanganteng.blogspot.com/2013/04/pengertian-etika-dari-asal-usul-kata.html 

Kamis, 02 Mei 2013

Aplikasi Mobile GIS

sama seperti web GIS sebelumnya. Namun, lebih berfokus ke teknologi web GIS nya. Mobile GIS yg pertama di mobile : 2GIS: Map & business listings Catatan : Aplikasi ini memungkinkan kita mendapat informasi terupdate, Namun saat ingin me-running aplikasinya tidak perlu melakukan sambungan ke internet. Cukup update jika memang di perlukan saja . sumber : https://play.google.com/store/apps/details?id=ru.dublgis.dgismobile&feature=search_result GIS view catatan : Aplikasi navigasi adalah interaksi beberapa komponen, yang menunjukan ruang atau hubungan atribut dengan petunjuk jalan. Implementasi mobile GIS pada navigasi jalan sudah bergeoreferensi dan didukung teknologi GPS sehingga dapat diketahui titik koordinat dari suatu objek dan dihasilkan dalam format shapefiles (*shp) dan Archpad Map Document (*amp) pada PDA sumber : http://repository.amikom.ac.id/files/Publikasi_06.11_.1319_.pdf

Aplikasi Web GIS

Aplikasi web GIS Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini. Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografidan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi. URL yang pertama adalah http://geoservices.tamu.edu/ Layanan yang tersedia Dalam web tersebut, menyediakan berbagai layanan yang sangat berguna, seperti : Geocoding Mengkonversi alamat postal ke dalam titik koordinat geografi menggunakan penelitian teknologi geocoding yang telah dikembangkan. Address Processing Melakukan parsing, normalisasi bentuk serta memvalidasi alamat data postal yang sudah di submit. Geocode Correction Secara interaktif membetulkan lokasi dari kode-kode Geo menggunakan peta interface web based. Polygon Tracing Melakukan pemanggilan jejak kembali secara interaktif dan menyimpan database geografical polygon menggunakan web based peta interface. Shortest Path Kalkulasi jarak terdekat suatu path diantara 2 titik dari waktu jarak tempuh yang ditentukan. Teknologi yang digunakan GeoCode MapServer GeoMapping GeoCoding Polygon Tracing Bahasa Pemrogaman Website menggunakan asp Engine apps diperkirakan JAVA, karena setelah saya muter2 ngecek satu-satu dan mendapat source geocoding JAVA API yang terletak di googlecode arsipnya [link]. URL yang ke dua adalah http://www.sblgis.com/web-mapping-services.aspx Layanan yang tersedia Publikasi map tertentu Menemukan lokasi Geo yang ditentukan Melakukan query terhadap geolokesion yang akan dicari Menganalisa tiap map yang telah diinput Melakukan design & modelling terhadap lokasi yang akan diinput Teknologi yang digunakan Visual Studio 2008 NET Framework 3.5 ArcGIS Server ESRI ArcGIS server NET Web version Microsoft SQL server 2005 Map Server OpenLayers MS4W Mapfish MapNik Ka Map Bahasa Pemrogaman Google Maps API Javascript PHP tags: web GIS web gis developement Related Articles ovh peering map

Vclass Pengelolaan Proyek Sistem Informasi

Rencana Tes Penerimaan pre Test Menurut Anda seberapa penting dilakukan tes penerimaan terhadap sistem yang dibuat? Jelaskan jawaban Anda.
Jawaban Saya, Menurut saya penting dilakukan suatu tes penerimaan terhadap suatu sistem baru yang dibuat karena dengan dilakukannya tes terhadap sistem maka kita dapat mengetahui apakah sistem yang kita kembangkan telah sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh user, apakah sistem yang dibangun berjalan dengan semestinya dan sesuai dengan apa yang pengembang harapakan. Maka dengan begitu kita akan mendapatkan suatu bukti penerimaan dari user atas produk yang kita buat. Post Test Apa saja yang perlu dicek pada kegiatan 'Rencana Penerimaan'? Sebut dan jelaskan. Jawaban Saya, Tujuan dari suatu penerimaan adalah untuk adanya suatu pengakuan baik tertulis maupun lisan dari user mengenai suatu produk yang dikirim telah sesuai dengan yang diinginkan oleh user dan dijanjikan oleh pengembang.
Tahap-tahap yang terdapat dalam Rencana Tes Penerimaan :
1. Periode percobaan atau Parallel Run Merupakan pendekatan yang paling umum dilakukan untuk penerimaan. Dengan menggunakan "Periode Percobaan" maka tim proyek akan lebih mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user. "Parallel Run" berguna untuk menambahkan dimensi untuk peralihan dari sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan.
2. Penerimaan yang lengkap sedikit demi sedikit Manfaat pendekatan ini adalah : Mampu mendemonstrasikan seluruh fungsi yang telah dijanjikan. Semua tindakan yang menyebabkan suatu masalah selalu diketahui dengan tepat siapa yang mengetik ketika suatu masalah terjadi. User tidak akan merasa takut tentang semuanya.
3. Memastikan Bahwa Semua yang Dijanjikan Akan di Uji Untuk memastikan semua yang dijanjikan akan di tes secara langsung melalui spesifikasi dari fungsi halaman demi halaman, paragraf, dan buat daftar menu fungsi yang dapat di tes.
4. Menggunakan Design Dengan menggunakan design maka akan membantu dalam mengelompokkan tes ke dalam serangkaian tes dalam mendemonstrasikan fungsi.
5. Menulis Percobaan Tahapan ini dilakukan pada saat anda merasa sudah siap untuk menentukan bagaimana anda akan melakukan pengujian item ketika suatu pengisian pada metode percobaan.
6. Daftar Rencana Tes Penerimaan Definisi percobaan dan kumpulan percobaan. Tanggung jawab untuk menulis percobaan. Klien dan Tim sama-sama mengetahui bahwa ATP akan ditinjau kembali, direvisi jika perlu dan di tanda tangani user. Hasilkan fungsi VS Tabel Percobaan. Tanggung jawab atas percobaan yang telah dikerjakan.
7. Kesimpulan Untuk Rencana Tes Penerimaan Anjurkan user untuk menulis ATP jika dia mampu, hal ini bertujuan agar dia merasa mengawasi tim proyek yang membangun harus melalui percobaan.
8. Kesimpulan Untuk Tahap Design Dokumen spesifikasi design memuat design akhir dari tingkatan paling atas melalui design tingkatan menengah. Tanggung jawab ATP disahkan dan dimulai. Rencana suatu proyek.

Senin, 25 Maret 2013

Bagaimana cara anda mendapatkan informasi Geografis (Lintang & Bujur) dari Sekolah anda masing-masing ?

    Untuk mencari informasi geografis letak sekolah adalah dengan cara mencarinya di internet/dengan layanan peta online seperti google maps atau layanan peta online yang ada di gadget yang kita miliki. Pertama, pastikan komputer atau gadget yang kita miliki terhubung dengan layanan internet, setelah itu buka aplikasi peta online yang kita miliki, lalu masukan alamat lengkap sekolah yang dituju, dengan otomatis akan keluarc informasi lengkap mengenai sekolah tersebut termasuk garis lintang dan bujur. 
Saya akan menjelaskan cara bagaimana saya mendapatkan letak geografis sekolah saya dulu,yaitu SMAN 3 Kota Bogor.
1. Searching pada google maps letak SMAN 3 Kota Bogor, lihat pada gambar dibawah ini :

















2. Setelah terdapat informasi mengenai lokasi tersebut, lalu kita dapat mencari informasi letak geografisnya dengan cara klik kanan pada tanda merah dan pilih "what's here?". Setelah itu secara otomatis akan keluar letak lintang dan bujur seperti gambar berikut :

3. Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa letak geografis SMAN 3 Kota Bogor adalah terletak pada titik lintang -6.562296 dan titik bujur 106.832199.

           Disini saya akan memberi catatan sedikit mengenai pencarian titik koordinatnya. Yaitu jika kita menggeser sedikit saja kursor dari titik pusat yang kita cari, maka berbeda pula hasil akhir titik koordinatnya. Tanpa kita sadari jika kita mencari ulang titik koordinatnya dari tahap awal, dan kita tidak meng-klik pada bagian yang sama, pasti titik Lintang & Bujur terjadi perubahan dibanding percobaan sebelumnya. Oleh karena itu, usahakan mencari titik terdekat yang sesuai dengan perkiraan kita.
         Sekian tutorial tentang pencarian titik koordinat Lintang & Bujur suatu tempat atau lokasi. Mohon maaf jika ada kesalahan pada tahap-tahapnya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.










Senin, 11 Maret 2013

Sistem Informasi Geografis

Sistem Informasi adalah, suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Dalam sistem informasi ini biasanya terdapat proses bisnis yang berjalan untuk membantu sebuah perusahan atau pengguna yang lain. Sistem informasi mempunyai karakteristik, yaitu
1. Memiliki Komponen
2. Memiliki batasan system
3. Lingkungan luar yang dapat memengaruhi system
4. Interaface system
5. Input
6. Output
7. Data
 8. Proses
 9. Sasaran atau tujuan sistem Banyak cakupan dan turunan yang dimiliki oleh Sistem Informasi, seperti Sistem Informasi Perbankan, Sistem Informasi Management, Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Asuransi, Sistem Penunjang Keputusan, dan masih banyak lagi Demikian adalah penjelasa singkat tentang Sistem Informasi dan cakupannya. 
Sumber : http://superhugeblog.blogspot.com/2013/03/definisi-dan-cakupan-sistem-informasi.html Bahasa Pemrograman apa sajakah yang suda anda pelajari dan ingin lebih diperdalam.

PHP & Java, keduanya sudah saya pelajari, namun penguasaan untuk keduanya masih minim, Ingin lebih menguasai PHP, sedikit belajar dari buku dan bertanya kepada yang lebih menguasainya. Projek Sistem Informasi apa saja yang sudah pernah anda kerjakan/rencanakan - Projek sistem informasi yang sudasaya kerjakan adalah pembuatan web sederhana unutk keperluan penulisan ilmiah Apa yang anda harapkan dari penulisan ini apa pula yang ada lakukan untuk mencapai target/harapan tersebut - Hanya sekedar berbagi pengalaman dan bertukar informasi dan sebagai motovasi bagi penulis untuk belajar lebih giat lagi